KPAD Sinjai Gelar Rapat Pengurus

Rabu, 16 Mei 2012


Menyikapi bertambahnya dua orang penderita HIV/AIDS Di Sinjai, termasuk laju epidemi HIV/AIDS yang terus bergerak dibeberapa daerah di Sulawesi Selatan, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Sinjai, A. Massalinri Latief mengajak semua stekholder Sinjai untuk terlibat dalam mengantisipasi penyebaran HIV di daerah ini.  Penanganan epidemi HIV/AIDS bukan hanya tanggungjawab pengurus KPAD tapi juga membutuhkan peran semua SKPD sebagai government body maupun seluruh pemangku kepentingan di Sinjai

Hal tersebut diungkapkan pada saat Rapat Pengurus Daerah  Komisi Penanggulangan  AIDS yang berlangsung pada Rabu pagi (16/05/12) bertempat di Gedung pertemuan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai. Menurutnya, berdasarkan data dari Dinas kesehatan Sinjai Jumlah Penderita HIV/AIDS yang positif sebanyak 9 orang.  Jumlah ini memang tidak banyak, namun kondisi ini tentu sangat menghawatirkan sehingga memerlukan perhatian yang serius dari semua pihak.

“Rapat ini bertujuan untuk menyusun program kerja KPAD yang akan dilaksanakan serta membentuk tim khusus yang nantinya akan mengimplementasikan segala jenis kegiatan yang disusun”. Kami harapkan dari program yang telah disusun betul-betul dapat mengantisipasi  penyebaran virus yang mematikan ini”. Jelasnya.

Pada rapat ini muncul berbagai ide/masukan yang diberikan oleh para pengurus KPAD Sinjai yakni perlunya dibangun klinik VCT (Voluntary Consulting Test) di Sinjai, pemeriksaan darah terhadap seluruh PNS setiap tahun dan sinergitas antara Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dengan  Komisi Penanggulangan  AIDS.

Rapat ini dihadiri oleh Wakapolres Sinjai Selaku Ketua Pelaksana Harian BNK, Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr.Hj.Nikmat B.Situru dan para pengurus KPA Kabupaten Sinjai.(Haeran)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .