Penguatan Kapasitas Kelembagaan PUG Bidang Pendidikan

Jumat, 22 Juni 2012

Optimalisasi pelaksanaan program gerakan Pengarus Utamaan Gender (PUG) terus dilakukan Propinsi Sulawesi Selatan melalui Kelompok Kerja (Pokja) . Salah satunya optimalisasi pelaksanaan PUG dalam bidang pendidikan, kegiatan ini di hadiri oleh seluruh guru TK,dan Guru SD sekabupaten Sinjai

Hal ini ditandai dengan perumusan rencana pelaksanaan kegiatan PUG 2012 serta perencanaan program inovasi PUG yang dapat diprogramkan pada 2013. Perumusan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi bidang Pendidinan Non Formal Informal (PNFI) kabupaten/kota yang diselenggarakan Subdin PNFI Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi sulawesi selatan pada Jum'at (22/06/12) di Aula Handayani Dinas pendidikan pemuda dan olahraga sinjai.

Team Pokja Bidang Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan Drs.H.Adnan Siara M.Si mengemukakan, pada 2012 ini ada 5 agenda program PUG dalam bidang pendidikan. Yakni 1. Diklat manajemen pelatihan Gender Analisis Pathways (GAP) bidang pendidikan dan satuan kerja serta impelementasinya ke kabupaten/kota; 2. Peningkatan kapasitas building yang setara adil antara perempuan dan laki-laki serta terbentuknya vocal point PUG; 3. Pelatihan stake holder PUG yang melibatkan Biro Pemberdayaan Perempuan dan SKPD yang berkaitan program pemberdayaan perempuan (LSM perempuan dan legislatif khususnya yang membidangi kesra); 4. Round Table Discussion (RTB) antara Pokja PUG di tingkat Provinsi dan kabupaten/kota. “Kelima, perumusan rencana kerja Pokja serta monitoring dan evaluasi.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga  Sinjai Drs Andi Grandyanto Asapa, dalam bidang pendidikan program PUG terbagi pendidikan formal dan non formal. Untuk pendidikan formal difokuskan dari SD-SMA yakni perlakuan yang responsif gender terhadap anak didik dan pendidikan. Sementara untuk non formal fokus pada pendidikan non formal yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan.

"Selain itu Kita akan mendata 5 tahun terakhir dari SD-SMA mengenai perbandingan kelulusan antara jumlah siswa perempuan dan laki-laki. Sebab, kondisi yang ada kelulusan jumlah siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Data tersebut nantinya akan dianalisis. Termasuk menghimpun data khusus pendidikan dari kabupaten/kota dalam rangka perencanaan responsi gender,” jelasnya.

Ia menambahkan, lima program tersebut ditargetkan sampai dengan pertengahan November dan pada tahun 2013 diharapkan sudah ada anggaran/dukungan dari APBD untuk pelaksanaan program PUG dalam bidang pendidikan. (M.Yasir)

 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .