Permainan Tradisional Tumbuhkan Rasa Sosial Anak

Rabu, 18 Juli 2012


Era Globalisasi terbukti telah mengikis keberadaan budaya tradisional, salah satu yang sudah dilupakan masyarakat adalah permainan tradisional yang biasa dilakukan masyarakat khususnya anak anak.

Sehubungan dengan hal tersebut, SMA 1 Sinjai Timur melakukan terobosan dengan menggelar lomba permainan tradisional bagi siswa baru dalam rangkaian kegiatan Masa orientasi Sekolah (MOS) yang berlangsung di Halaman SMA 1 Sinjai Timur, Rabu siang (18/7).

Kepala SMA 1 Sinjai Timur Drs. Muhannis mengatakan bahwa lomba ini sebagai wujud kepedulian sekolah untuk membudayakan kembali permainan tradisional yang mulai tersingkir oleh permainan modern ditengah-tengah masyarakat. 

“Kita dapat melihat secara langsung, anak-anak kita saat ini begitu terlena duduk berjam-jam didepan komputer hanya untuk bermain game online atau permainan modern lain. Padahal, budaya lokal kita, termasuk permainan tradisional jelas-jelas mempunyai nilai sosial," ujar Muhannis.

Lanjut dia, pada permainan tradisional mereka dapat bekerjasama karena dilakukan secara berkelompok sedangkan permainan modern saat ini menurutnya kebanyakan dilakukan secara individual. “Selain itu permainan tradisional yang kita miliki jauh lebih murah dan menyehatkan,” tambahnya.

Jenis permainan tradisional yang diperlombakan yakni mallongga, maka’daro, maccicu dan massigiri. Suasana perlombaan berlangsung meriah. Secara berkelompok, para peserta memainkan permainan tradisional diiringi alunan musik tradisional. Mereka berlomba dengan ceria diselingi canda dan tawa apalagi peserta lomba diharuskan memakai pakaian adat daerah.

Salah seorang siswi SMA 1 Sinjai Timur, Lena Lismawati saat dimintai tanggapannya, mengaku salut dengan adanya perlombaan ini karena menurutnya permainan ini tidak dijumpai ketika masa kanak-kanak dan bersyukur bisa mengenal permainan tradisional yang pernah dimainkan oleh anak-anak di jaman dahulu.  

“Permainan ini baru pertama kali saya lihat dan sangat menarik untuk dimainkan, selain sederhana dan  lucu, juga dapat membangun kekompakan karena dimainkan secara  berkelompok” ujarnya dengan penuh tawa.(Haeran)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .