Tidak Dapat Kartu Pemilih, Boleh Gunakan KTP

Jumat, 18 Januari 2013

Untuk mengakomodir pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), tapi tidak mendapatkan kartu pemilih atau undangan, Komisi Pemilihan Umum daerah (KPUD) Sinjai memperbolehkan pemilih tersebut menggunakan hak suara dengan menunjukkan kartu identitas. Salah satunya kartu tanda penduduk (KTP). Penegasan itu diungkapkan oleh Ketua KPUD Sinjai Sofyan Hamid usai melakukan tatap muka dengan KPU Propinsi Sulsel via video conference, rabu kemarin (16/1).

Menurut dia, penggunaan KTP diperbolehkan bagi pemilih yang terdaftar, bukan masyarakat yang tidak terdaftar sebagai pemilih. “ Berdasarkan penegasan dari KPU sulsel, jika tidak dapat kartu pemilih atau undangan, boleh menggunakan KTP. Tapi harus masuk dalam DPT dan diperbolehkan pada TPS yang bersangkutan, caranya dengan menunjukkan KTP asli kepada petugas TPS dan saksi yang hadir,” katanya.

Hal ini sebagai upaya untuk memastikan seluruh warga Sinjai memiliki kesempatan yang sama untuk menggunakan hak pilihnya. "Petugas di TPS sudah tahu dan paham tentang itu semua. Walaupun ada pemilih yang belum memiliki kartu pemilih atau surat undangan," terang Sofyan Hamid.

Hingga saat ini kata dia, proses pendistribusian undangan dan kartu pemilih masih dilakukan oleh petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan akan berlangsung hingga H-1 hari pencoblosan. Terkadang di lapangan terjadi kealpaan atau kekhilafan petugas sehingga ada warga tidak mendapatkan katru pemilih. “Paling tidak ada satu atau dua pemilih yang tidak dapat kartu pemilih atau undangan,” katanya.

Untuk diketahui, pada pilgub 22 januari mendatang, KPUD telah menetapkan jumlah DPT Sinjai sebanyak 179. 748 jiwa dengan sebaran Tempat Pemilihan Suara (TPS) di 9 kecamatan sebanyak 425 TPS. Sementara itu, untuk mendongkrak partisipasi warga, pemprov sulsel telah menetapkan tanggal 22 januari sebagai hari libur. (Haeran)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .