Bupati Resmikan Kantor PTSP Sinjai

Kamis, 04 April 2013

Pelayanan prima kepada publik, menjadi target yang harus diwujudkan Pemerintah Kabupaten Sinjai. Warga harus dipermudah dalam setiap berurusan dengan pemerintah. Birokrasi yang berbelit diharapkan tidak pernah terjadi lagi.

Demikian ditegaskan Bupati Sinjai Andi Rudiyanto Asapa ketika meresmikan pemakaian Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sinjai dan Kantor Kas KPTSP PT. Bank Sulselbar, yang berlangsung Kamis (4/4) Di halaman Kantor Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) Sinjai, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 19.

Bupati Sinjai mengatakan, dengan hadirnya PTSP di Sinjai diharapkan mampu menciptakan pelayanan kepada masyarakat yang transparan, akuntabel, terbuka serta memberikan jaminan pelayanan publik yang prima.

"Terbentuknya PTSP ini secara bertahap seluruh jenis layanan perizinan yang selama ini ditangani oleh beberapa SKPD akan dikelola dan di limpahkan ke PTSP sehingga dapat menciptakan pelayanan yang cepat dan bebas dari KKN," jelas Bupati.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar Ellong Tjandra mengatakan bahwa kerjsama antara PTSP Sinjai dengan Bank Sulselbar adalah yang pertama di Sulsel. Untuk itu ia menyampaikan terimah kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pemerintah daerah atas kerjasama tersebut.

"Kerjasama ini merupakan pertamakali yang dilakukan Bank Sulselbar di Sulawesi selatan, dan semoga ini dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah lainnya yang di Sulsel. Tentunya ini membuktikan bahwa Bank Sulselbar adalah Bank yang selalu terdepan," ungkapnya

Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) Sinjai, Andi Adeha Syamsuri dalam laporannya menyampaikan bahwa PTSP dibentuk sesaui dengan permendagri nomor 24 tahun 2006 yang mengatur tata cara membangun sistem pelayanan perizinan dan non perizinan yang baik, transparan, demokratis, efisien dan efektif.

Lanjut Adeha, Sejak dibentuk tahun 2012 lalu, PTSP yang berada dibawah naungan  BPMPP sinjai, telah memberikan pelayanan perizinan sebanyak 11 jenis perizinan. "Tahun lalu kita layani 10 jenis perizinan yang sebelumnya ditangani oleh beberapa SKPD dan pada bulan januari 2013 layanan Izin Mendirikan bangunan (IMB) yang selama ini ditangani Dinas Pemukiman dan Tata Ruang juga sudah dialuhkan ke PTSP," jelasnya.

Dia Menambahkan adanya kerjasama PTSP dengan Bank BPD Sulselbar cabang sinjai seluruh pendapatan daerah yang dipungut dari perizinan ini langsung masuk ke Kas daerah. "Ini tentunya untuk menghindari kebocoran PAD atau pungutan liar," kata Adeha. (Haeran/A. Yanti M)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .