Gandeng Kepolisian-Kejaksaan, Panwaslu Sinjai Bentuk Gakkumdu

Jumat, 05 April 2013

Guna menyamakan pemahaman pola pengamanan pelanggaran hukum pada Pemilihan Umum Kepala Daeah (Pemilukada) jelang Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Sinjai 2013, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sinjai membentuk Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dengan menggandeng Kepolisian Resort (Polres) Sinjai, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.

Kesepakatan membentuk Gakkumdu dituangkan melalui nota kesepahaman yang ditandangani oleh Kepala Kejari Sinjai Prima Idwan mariza, Kapolres Sinjai AKBP Totok Triwibowo dan ketua panwaslu sinjai Andi Fathir Ahdar.

Ketua Panwaslu Sinjai, Andi fathir Ahdar mengatakan, Gakkundu memiliki tugas untuk membahas sengketa pilkada sebelum diproses lebih lanjut. "Jika ada kasus terkait tindak pidana pemilu, sebelum ke penyidik terlebih dahulu dibahas pada Gakkumdu," jelasnya.

Kapolres Sinjai, AKBP Totok Triwibowo menambahkan, nota kesepahaman Gakkumdu bertujuan meningkatkan kerjasama dengan panwaslu tentang pemilukada. Penanganan tindak pidana pilkada harus diawali dari laporan panwas. "Panwas merupakan tempat untuk pengaduan masyarakat terhadap adanya pelanggaran kampanye maupun pelanggaran pilkada lainnya, setelah ada laporan baru kami tindak lanjuti," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Sinjai, Prima Idwan Mariza menyatakan, pihaknya siap menindaklanjuti laporan dari Panwaslu dan Polres Sinjai jika ditemukan tindak pidana pemilu. "Panwaslu yang menentukan mana pelanggaran tindak pidana dan administratif, jika itu tindak pidana akan kami bawa ke meja persidangan," tegas Prima.

Untuk itu pihaknya telah menyiapkan jaksa untuk menangani hal tersebut. Namun demikian, Prima berharap Pilkada Sinjai dapat berjalan aman dan kondusif. (Haeran)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .