Mendikbud : Tahun Ajaran Depan, Kurikulum 2013 Akan Diterapkan

Kamis, 02 Mei 2013

Peringatan Hari Pendidikan Nasional ke 105 tahun 2013 di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sinjai dilaksanakan di Halaman Eks Kantor Bupati (02/5). Hadir dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tersebut Wakil Bupati Sinjai, Ketua dan Wakil ketua DPRD Sinjai Jajaran Muspida Sinjai, Sekretaris Daerah Sinjai, serta Jajaran SKPD di Lingkup Pemkab Sinjai.

Peserta dalam rangkaian Peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Sinjai, para Pelajar yang ada di wilayah kota Sinjai , PNS, unsur OKP Sinjai Utara, serta para pelaku Pendidikan di Lingkup Pemkab Sinjai.

Wakil Bupati Sinjai, Andi Massalinri yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, diawal pidatonya menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya atas persoalan penyelenggaraan Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini harus kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Dalam pidatonya juga disampaikan, Akses pendidikan dipengaruhi oleh ketersediaan satuan pendidikan dan keterjangkauan dari sisi pembiayaan. Untuk itu, pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal)., termasuk di dalamnya pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM3T).

"Dari sisi keterjangkauan pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bidik Misi dan Beasiswa. Pada tahun 2013 ini, telah disiapkan anggaran Rp 7,8 triliun untuk BSM," kata Wakil Bupati dalam pidato seragam Mendikbud.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, insya Allah mulai tahun pelajaran 2013/2014 akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas.

Bertahap, berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7 (tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. "Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah," katanya.

Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Hal ini penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045. (A.Yanti M/Haeran)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .