Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah Guna Ciptakan P2KP

Selasa, 07 Mei 2013

Salah satu indikator mantapnya ketahanan pangan adalah terlaksananya Program Percepatan  Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP),  mengingat permintaan beras terus meningkat sejalan  dengan pertumbuhan penduduk, dampak dari perubahan iklim global serta belum optimalnya pemanfaatan pangan lokal. 

Untuk melaksanakan program tersebut, Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Sinjai memberdayakan 124 penyuluh demi lancarnya program pemerintah. salah satu langkah yang ditempuh kata Kepala BPPKP Sinjai, Andi Mustakim, adalah dengan pemanfaatan lahan pekarangan rumah hunian penduduk.

"Sebanyak 124 pendamping penyuluh kami minta bekerja keras untuk memotivasi kelompok-kelompok tani guna mensukseskan program tersebut," katanya.

Mustakim mengatakan, pihaknya akan memberdayakan petani dalam memenuhi penganekaragaman konsumsi pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing. Program P2KP diharapkan lahan pekarangan rumah penduduk dapat produktif dan dimanfaatkan dengan aneka tanaman yang berguna dan bermanfaat.

"Di Sinjai, rumah tangga lestari terdapat di 18 desa, setiap desa kita minta membuat program menanam tanaman pangan. Ini merupakan program nasional yang kita laksanakan di daerah," ujarnya.

Menurut Mustakim, masyarakat Indonesia selalu mengandalkan pangan pada beras padahal produksi beras semakin hari semakin berkurang sementara jumlah penduduk semakin hari semakin bertambah. 

Makanan lain yang dapat dijadikan sebagai makanan pokok adalah jagung, ubi, pisang dan beberapa makanan lainnya. Pasalnya, kandungan gizi yang terdapat pada pangan alternatif selain beras juga cukup tinggi dan bisa melengkapi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh. (Haeran)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .