Penciptaan Wira Usaha Baru Melalui Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri

Rabu, 18 September 2013

Wakil Bupati Sinjai, H. A. Fajar Yanwar membuka kegiatan Penciptaan Wira Usaha Baru Melalui Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri, Rabu (18/09) di Ruang Pertemuan Hotel Grand Rofina Sinjai.
Kegiatan yang dikuti sebanyak 40 peserta tersebut diselenggarakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sinjai bekerjasama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sinjai, H. Ahmad Suhaemi mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk membentuk tenaga kerja yang mandiri sebagai bagian pelaksanaan program penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat dan angkatan kerja muda khusunya penganggur untuk dibina dan dikembangkan menjadi kader-kader wirausaha baru yang mandiri, produktif, berkelanjutan dan beretos kerja tinggi.

"Jadi pesertanya merupakan rekruitmen dan seleksi dari beberapa kecamatan, dengan biaya penyelenggaraan bersumber dari Dipa Dana Pusat pada Direktorat Perluasan Kesempatan Kerja dan Pengembangan Tenaga Kerja Sektor Informal Tahun 2013 Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI", Terangnya.

Sementara itu Wakil Bupati Andi Fajar Yanwar mengatakan, Pengangguran merupakan suatu masalah yang harus kita tanggulangi bersama, beberapa cara untuk mengurangi angka pengangguran yang dapat ditempuh secara efektif diantaranya adalah melalui pendidikan kewirausahaan.

"Jiwa wirausahaan masyarakat itu sendiri, harus dibentuk sehingga mereka bukan hanya bercita-cita untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus tetapi juga dapat menciptakan lapangan kerja melalui usaha yang dirintisnya", Terangnya.

Menurutnya dalam menekan angka pengangguran, Pemerintah perlu menumbuhkembangkan pengusaha-pengusaha atau wirausaha baru. Apalagi para pengusaha memiliki peranan penting terhadap pembangunan perekonomian di Indonesia.

"Salah satu lembaga pemerintah yang menjalankan fungsi atau peran seperti ini adalah Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh pengusaha tertuma bagi mikro dan usaha kecil diantaranya melalui pelatihan, konsultasi manajemen usaha dan proses produksi serta pemasaran dan fasilitas lembaga permodalan", Kata Wakil Bupati.

Dalam upaya menyikapi situasi dan kondisi tersebut maka diperlukan program dan kebijakan dalam upaya menciptakan pola perluasan kesempatan kerja. "Jadi Penciptaan perluasan kesempatan kerja dilakukan dengan pola pembentukan dan pembinaan tenaga kerja mandiri, penerapan sistem padat karya, penerapan teknologi tepat guna dan pendayagunaan tenaga kerja sukarela atau pola lain yang dapat mendorong terciptanya perluasan kesempatan kerja", Tambahnya.

Kegiatan ini lanjut dia, juga sebagai bentuk kegiatan didalam perluasan kesempatan kerja yang dilaksanakan untuk membuka lapangan kerja bagi penganggur maupun setengah penganggur.

Selain itu juga bersifat pemberdayaan masyarakat, menurutnya masyarakat harus diberi kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan mengembangkan kemampuannya untuk mengorganisir potensi wilayah dan komunitasnya sehingga mempunyai kemandirian untuk berperan dalam pembangunan. (Yanti/Clk)

 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .