Bupati Sambut Nelayan Sinjai Yang Dibebaskan

Jumat, 01 November 2013

Lima belas nelayan asal Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai yang ditahan oleh polisi Australia akhirnya dibebaskan dan dipulangkan melalui Airport Darwin, australia.

"Kita sudah menerima pembebasan dan pemulangan lima belas nelayan asal Sinjai," kata Bupati Sinjai H. Sabirin Yahya di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Kamis malam (31/10) ketika menyambut kedatangan dua nelayan yang dibebaskan itu.

Ia mengatakan, pemulangan nelayan yang dibebaskan dilakukan secara bertahap karena terkendala tiket pesawat dari Australia menuju ke Makassar. "Malam ini sudah tiba dua nelayan kita dan yang lainnya akan menyusul melalui Bandara di Darwin Australia kemudian transit di Bandara Ngurah Rai Denpasar selanjutnya ke Makassar," ungkapnya.

Bupati merasa bersyukur dan terima kasih atas usaha yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Australia terkait pembebasan ke lima belas nelayan Sinjai tersebut.

Sabirin juga juga berpesan kepada para nelayan agar di waktu mendatang tidak ada lagi nelayan dari Sinjai yang ditangkap, karena itu mereka diharapkan bisa melihat batas perairan saat mencari ikan. "Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran agar tidak terulang lagi," ujarnya singkat.

Sementara itu, Anggota DPRD Sinjai, Musawir mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian Pemkab Sinjai terhadap usaha pembebasan 15 nelayan Sinjai.

Selanjutnya, kata dia, hari ini, lima orang lainnya juga akan tiba di Makassar. Kemudian, pada  2 November, dua orang menyusul, dan pada  3 November, 6 orang lainnya juga akan dipulangkan.

Sebelumnya, lima belas nelayan itu ditangkap oleh polisi Australia karena diduga menangkap ikan di Perairan laut Australia pada tanggal 10 oktober lalu. (aaNd)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .