BPS Sinjai Gelar Karnaval Sensus Pertanian

Selasa, 30 April 2013

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai menggelar karnaval Sensus Pertanian, Minggu (28/4) yang dimulai dari Perbatasan Sinjai-Bulukumba menuju kota Sinjai dengan tema "Kemudahan Informasi Untuk Masa Depan Petani Yang Lebih Baik". Peserta karnaval dihadiri oleh Kepala BPS propinsi sulawesi selatan Nursam salam, para Kepala BPS Kabupaten Jeneponto, Bantaeng dan Kabupaten Bulukumba.

Acara karnaval tersebut diikuti pula Kepala BPS Sinjai andi rahmat, para petugas sensus pertanian 2013 berjumlah 200 orang dari 9 kecamatan se-Kabupaten Sinjai.

Sekertaris BPS Sinjai Abd. Hakim mengatakan, tujuan dari karnaval ini untuk mensosialisasikan sensus pertanian kepada masyarakat agar dapat mengetahui petugas sensus yang nanti akan datang ke rumah warga untuk mendata secara lengkap,benar dan akurat.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Sensus pertanian 2013 merupakan kegiatan besar sehingga pelaksanaan harus di lakukan dalam beberapa tahapan, baik dalam persiapan maupun pelaksanaanya. Rangkaian pelaksanaan sensus pertanian di mulai dengan pencacahan lengkap (listing) pada tahun 2013 kemudian dilanjutkan dengan survei. (A. Yanti. M)

Utusan Sinjai Raih Penghargaan Festival Dara dan Daeng

Senin, 29 April 2013

Malam final pemilihan Dara dan Daeng Propinsi Sulawesi Selatan tahun 2013 dilangsungkan di Ballroom Hotel Sahid jaya Makassar, Kamis (25/4). Acara yang dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Jufri rahman mewakili Gubernur Sulsel diikuti 57 peserta dari seluruh Kabupaten/kota yang ada di Sulsel.

Ketua Panitia Penyelenggara, A. Muh. jafar Nur dalam laporannya mengatakan para peserta yang mengikuti malam final terdiri dari 29 orang Dara (putri) dan 29 orang Daeng (putra), dimana sebelumnya mereka telah melalui tahapan seleksi, baik ditingkat daerah maupun di tingkat propinsi.

Sebelum acara puncak, telah pula diadakan penilaian berupa kemampuan intelegensi serta wawancara yang melibatkan unsur pemerintah pemprov dan Pariwisata sulsel serta pakar seni dan budaya Sulsel.

Dalam ajang tersebut, Sinjai mengirim utusan 2 orang yaitu putra atas nama Andi Ryan Aprianto yang saat ini sebagai PNS Pemkab Sinjai dan Putri adalah seorang Polwan yang berdinas di Ditlantas Polda Sulsel atas nama Andi Mauliya Soraya Baso. Tim ini dipimpin langsung Kabid Kebudayaan Dinas Kominfobudpar Sinjai, Dra. Zakiyah Yusran.

Keluar sebagai juara I kategori Daeng diraih utusan Kabupaten Bone dan Juara I kategori Dara diraih Kota Makassar. Sementara itu, wakil Sinjai meraih penghargaan The Best Performance untuk kategori putra dan kategori putri meraih gelara juara favorit.

Ketua Asosiasi Seni dan Model Indonesia (ASSEMI) Makassar yang juga selaku Budayawan, H. Udin Palisuri memberikan apresiasi positif terhadap hasil yang diraih utusan kabupaten Sinjai, menurutnya dengan perolehan penghargaan ini mendandakan Pemerintah Sinjai serius dalam pengembangan sektor kepariwisataan yang ditandai pemanfaatan sumber daya manusia untuk bisa tampil mempromosikan potensi daerahnya ke masyarakat luar.

Sinjai Tuan Rumah PIKK IMM Se-Sulselbar

Kabupaten Sinjai dipercayakan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Intelektual dan Kreatifitas Kader (PIKK) se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulselbar. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari mulai tanggal 27 hingga 30 April 2013 yang dipusatka di lapangan Sinjai Bersatu.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Sinjai Hj. Sitti Marwah, pada Sabtu (27/4). Acara yang bertema " Konstruk Nalar Mahasiswa Dalam Meningkatkan Kreatifitas dan Solidaritas Kader" ini dihadiri Ketua  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Drs.H.Muh. Alwi Uddin M.Ag, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sinjai, Drs, H. Zainuddin Fatbang serta Organisasi otonom (ortom) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) Muhammadiyah se-Sulselbar.

Ketua Panitia Pelaksana, Abd. Wahid mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara kader mahasiswa Muhammadiyah yang ada di Sulselbar. "Kita berupaya meningkatkan kreatifitas mahasiswa dalam melakukan kegiatan yang sifatnya meningkatkan kapasitas intelektual. Prinsipnya, mereka diantar pada era gerakan intelektual, salah satunya dengan adanya kegiatan ini," ujarnya.

Dikatakannya, peserta yang ikut dalam kegiatan ini merupakan delegasi cabang IMM berasal dari 12 kabupaten/kota yang ada di Sulselbar. Bentuk kegiatan ada tiga cabang perlombaan yaitu cabang seni, olaraga dan pendidikan.

Sementara itu, Kabag Kesra Setdakab Sinjai, Hj. Sitti Marwah yang mewakili Bupati Sinjai dalam sambutannya mengatakan, bahwa Sinjai patut berbangga menjadi tuan rumah peleksanaan event akbar ini karena hal ini merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada daerah dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas keimanan.

"Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat tiga pilar pembangunan yang telah dijalankan selama 10 tahun di Sinjai, khususnya pilar keagamaan dan pendidikan," katanya. (Haeran)

Pelaksanaan UN MTs di Sinjai Berjalan Lancar

Jumat, 26 April 2013

Ujian Nasional (UN) untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang telah berlangsung selama tiga hari, 22-24 April berjalan lancar. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, UN berjalan dengan baik dan tidak ada gangguan yang menghambat jalannya UN.

Seperti pada pelaksanaan UN pada Sub Rayon Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sinjai Borong yang telah berlangsung selama tiga hari yang diikuti sekitar 261 siswa yang merupakan gabungan dari MTs-MTs Swasta yang berada didalam Naungan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN Sinjai Borong, Moment UN ini tidak saja dijadikan siswa sebagai ajang ujian namun juga dapat dijadikan wadah untuk saling mengenal/sillaturahim antar sesama siswa dari berbagai MTs di Sinjai.

Nampak kegembiraan dan keceriaan serta motivasi yang tinggi tercermin dari wajah-wajah siswa. Hal tersebut membuat Kepala MTsN Sinjai Borong selaku Ketua Subra/KKM MTSN Borong Drs.Muh. Jamil merasa bangga dengan pelaksanaan UN dinaungannya berjalan sesuai dengan jadwal tanpa kendala.

Walau sebelum hari H ada satu Madrasah yang berada dalam KKM yaitu MTs Darul Falah Bikeru yang tidak mendapatkan soal, namun hal itu telah diantisipasi dengan mengcopy soal dibawah pengawasan Polres Sinjai.

"Alhamdulillah,selama tiga hari ujian berjalan dengan lancar tanpa kendala, para peserta ujianpun tidak ada yang terlambat.Semoga pelaksanaan UN tahun ini senantiasa mendapat ridha dari Allah," ujar Muh.Jamil.

Untuk UN tahun ini, peserta ujian untuk siswa MTS Negeri maupun swasta yang mengikuti ujian ada 884 orang, dan ada 1 siswa mengundurkan diri sebelum akhir semester. Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama Islam (Pendais) Kementerian Agama Sinjai, Pelita, S.Sos, menilai UN tingkat MTs cukup lancar. 

"Ini bisa dibuktikan di Madrasah yang kita tinjau, muridnya hadir semua, datang tepat waktu, kemudian soalnya lengkap dan tampak pihak kepolisian melakukan pengamanan dengan ketat,” ucap Pelita. (Haeran)

Pemkab Sinjai Peringati Hari Otda XVII

Kamis, 25 April 2013

Pemerintah kabupaten Sinjai menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) yang  ke-17, di halaman Kantor Bupati Tanassang, Sinjai.  Kamis (25/04/13).

Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Sinjai A. Massalinri Latief. Adapun tema peringatan Otonomi Daerah  tahun ini adalah "Dengan Otonomi Daerah Kita Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Daerah Untuk Percepatan Kesejahteraan Masyarakat".
 
Wakil Bupati  yang menyampaikan amanat Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, peringatan hari otonomi daerah merupakan media bagi jajaran pemerintah dan pemerintahan daerah untuk merefleksikan serta memperkokoh tanggung jawab dan kesadaran bersama akan amanah, serta  tugas untuk memberdayakan prinsip-prinsip otonomi daerah dalam menjadi lebih mandiri.
 
Otonomi daerah pada dasarnya mempunyai dua tujuan utama, yakni tujuan demokrasi dan tujuan kesejahteraan.Tujuan demokrasi memposisikan pemerintahan daerah, sebagai instrumen pendidikan politik ditingkat lokal, yang secara agregat akan menyumbang terhaap pendidikan politik secara nasional, dalam rangka mempercepat terwujudnya masyarakat madani.
 
Tujuan demokrasi memposisikan pemerintahan daerah, sebagai instrumen pendidikan politik ditingkat lokal, yang secara agregat akan menyumbang terhaap pendidikan politik secara nasional, dalam rangka mempercepat terwujudnya masyarakat madani. 
 
Lebih lanjut dikatakan, bahwa Kebijakan Otonomi Daerah telah menghasilkan banyak kemajuaan, namun harus disadari juga bahwa masih perlu dilakukan pembenahan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah dan fakta-fakta yang harus disikapi bersama yaitu kompetensi SDM aparatur, Sinergitas Perencanaan Pembangunan, pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik.
 
 

 

Bupati Sinjai Sampaikan LKPJ Akhir Masa Jabatan

Bupati Sinjai Andi Rudiyanto Asapa, Kamis (25/4) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ-AMJ) 2008-2013 dalam rapat paripurna istimewa DPRD Sinjai, bertempat di Ruang Rapat DPRD Sinjai.

Sidang dipimpin Ketua DPRD Sinjai, H. Sulthani didampingi wakil Ketua DPRD Sinjai, dan dihadiri para Anggota DPRD Sinjai, Wakil Bupati Sinjai, Unsur Muspida, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Sinjai, Camat, Lurah/Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Ormas, LSM dan unsur Pers.

Ketua DPRD Sinjai H. Sulthani, dalam kata pengantarnya mengatakan, Penyusunan LKPJ AMJ ini berdasarkan Pasal 17 ayat 2 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2007 yang menyebutkan bahwa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah Pemberitahuan DPRD perihal berakhir masa jabatan kepala daerah yang bersangkutan.

"LKPJ akhir masa jabatan Sinjai periode 2008-2013 sebagai informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yag merupakan ringkasan LKPJ tahun-tahun sebelumnya ditambah dengan LKPJ sisa masa jabatan yang belum dilaporkan.

Sementara itu, Bupati Sinjai dalam pidato penyampaian LKPJ Bupati Akhir Masa Jabatan 2008-2013, menyampaikan berbagai capaian, prestasi, masalah dan kendala yang dihadapi dalam pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemkab Sinjai selama kurang lebih lima tahun terakhir. Hal ini tertuang dalam penyelenggaraan urusan pemerintah yang terbagi atas 26 urusan wajib dan 7 urusan pilihan.

Selain itu, juga disampaikan realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam periode 2008 hingga triwulan I 2013. Dimana total pendapatan dalam kurun waktu tersebut mencapai Rp. 2,69 triliun lebih.


Jumlah ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 94,43 Milyar, dana perimbangan sebesar Rp. 2,19 Triliun dan dari pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp. 422,5 Milyar lebih.

LKPJ AMJ ini selanjutnya akan dibahas secara internal oleh Panitia Khusus (pansus) yang telah dibentuk DPRD Sinjai yang terdiri dari unsur Komisi dan unsur fraksi yang ada di DPRD. (Haeran)

Asisten II Setdakab Sinjai Buka Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu

Rabu, 24 April 2013



Kesehatan, pendidikan dan agama merupakan tiga pilar yang tak terpisahkan dan sangat mempengaruhi kualitas hidup masyarakat dalam upaya memperjuangkan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, karena itu perlu dilakukan berbagai bentuk nyata, salah satunya adalah perhatian pemerintah dengan pembentukan posyandu.

Demikian dikatakan asisten ekonomi pembangunan setdakab sinjai, Dr. Nikmat Baddare Situru pada saat membuka rapat koordinasi kelompok kerja operasional pos pelayanan terpadu (Pokjanal Posyandu) tingkat kabupaten sinjai, rabu (24/04) di ruang pertemuan wisma hawai sinjai.

"Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya yang bersumber dari masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengelolah pelayanan kesehatan dasar, utamanya untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak", Tambahnya.

Dijelaskan, pembangunan kualitas SDM dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan dengan sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti posyandu yang dilakukan secara efektif dan efesien dan dapat menjangkau semua sasaran seperti anak, ibu hamil dan menyusui, ibu nifas serta penyeluhan KB.

"Kinerja posyandu perlu kita optimalkan dalam upaya mengsinergikan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat seperti perbaikan kesehatan dan gizi pendidikan, perkembangan anak, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan sosial", Jelas Dr. Nikmat mewakili bupati.

Kegiatan yang diikuti para camat, Ketua TP PKK Kecamatan, Tim Pembinan Pokjanal Posyandu dan petugas puskesmas yang membidangi posyandu se kabupaten sinjai ini, dimaksydkan untuk menyamakan persepsi pembinaan pokjanal posyandu bagi para pembina baik ditingkat kecamatan mauun ditingkat desa.

"Kita juga harapkan pokjanal posyandu dapat lebih berperan aktif secara berjenjang dan bagaimana meningkatkan pelayanan diposyandu secara terpadu", kata ketua panitia pelaksana.

Tampil sebagai pembicara dalam kegiatan ini, Kepala badan pemberdayaan masyarakat sinjai, Kepala Dinkes Sinjai, Kepala BPP-KB dan Ketua pokja IV Tim Penggerak PKK. Salah satu materinya mengenai kebijakan pembangunan kesehatan dalam hal pengembangan posyandu. (Clk/Yanti)

PT. Taspen Persero Gelar Pelatihan SIM Gaji

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sinjai bekerjasama dengan PT. Tabungan Asuransi Sosial Pegawai Negeri (Taspen) Persero makassar menggelar Pelatihan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Gaji yang bertempat di Ruang Pola Eks Kantor Bupati Sinjai, Rabu (24/4). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BPKAD Sinjai Aslan Abbas.

Kepala Seksi Administrasi Data Peserta PT. Taspen Cabang Makassar Yandrizal mengatakan bahwa Latar belakang munculnya pengembangan aplikasi SIM gaji adalah belum adanya standar pengolahan gaji PNS oleh Pemerintah Daerah dimana sebagian besar pembuatan daftar gaji PNS bersifat manual sekalipun telah mengunakan sarana computer sehingga setiap kali ada perubahan gaji ataupun tunjangan mengalami kendala dan lama pengerjaannya.

"Aplikasi ini memang sengaja dibangun untuk membantu pengolahan gaji PNS bagi Pemerintah Daerah dan diberikan secara cuma-cuma yang diperuntukan bagi Pemerintah Provinsi/Kota/Kabupaten seluruh Indonesia. Dengan SIM gaji Insya Allah pengolahan gaji PNS oleh pemerintah Daerah menjadi mudah dan ringan. Tidak sebatas pengolahan gaji saja , data base yang ada bisa digunakan untuk rencana pengembangan karir maupun kepangkatan PNS." katanya.

Sementara itu Kepala BPKAD Kabupaten Sinjai Aslan Abbas dalam sambutannya menyampaikan penghargaan serta apresiasi yang tinggi kepada PT Taspen untuk memberikan pelatihan aplikasi SIM gaji di Kabupaten Sinjai. Dikatakannya bahwa, aplikasi ini berfungsi untuk membuat daftar gaji setiap bulannya, sehingga dapat meminimalisir kesalahan dan diharapkan data base daftar pegawai di Sinjai betul-betul akurat.

"Dengan aplikasi ini nantinya dapat memberikan kemudahan dalam perhitungan anggaran gaji dalam APBD, sehingga dapat memberikan jumlah belanja pegawai yang akurat untuk dianggarkan, begitu juga dengan realisasi belanja pegawai setiap triwulan, semesteran dan tahunan yang nantinya dapat memudahkan dalam perhitungan SPT tahunan pegawai negeri itu sendiri," jelasnya.

Aslan Berharap dengan adanya aplikasi SIM gaji ini semoga betul dapat dimanfaatkan dalam lingkup Kabupaten Sinjai, sehingga dalam perhitungan belanja pegawai, sebagai dasar penentuan Dana Alokasi Umum (DAU) dan pelayanan yang lain dapat dimaksimalkan.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 42 peserta yang merupakan bendahara pengeluaran, bendahara gaji/pembuat daftar gaji dalam lingkup Kabupaten Sinjai. (Haeran)

Da’i, Guru Mengaji dan Imam Masjid Teladan Dapat Voucher ONH

Selasa, 23 April 2013

Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai yang berpedoman pada 3 pilar pembangunan,  salah satu pilarnya adalah pembangunan dalam bidang keagamaan, dimana peningkatan dan penguatan pilar keagamaan tetap menjadi perhatian khusus.

Salah satunya adalah melalui kegiatan pemberian insentif kepada guru mengaji, imam masjid dan petugas riayah. Dan untuk 2013 ini, para mu’adzin juga telah diberikan insentif. Selain itu, pemerintah daerah juga telah memberikan “reward” kepada imam masjid, guru mengaji dan da’i teladan berupa voucher Ongkos Naik haji (ONH) untuk menunaikan ibadah haji.

Voucher ONH ini masing-masing diberikan kepada, St. Suryati, S.Ag, (Guru mengaji teladan dari Kec. Bulupoddo), Nasaruddin, S.Pd.I, (Dai teladan dari Kec. Sinjai Utara) dan Suddin (Imam masjid teladan utusan Kec. Sinjai Utara).

Pemberian penghargaan ini telah diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel DR.H.Syahrul Yasin Limpo,SH,M.Si pada acara puncak peringatan Hari Jadi Sinjai ke- 449 bulan februari lalu.

"Pemberian reward ini merupakan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam hal bidang keagamaan, khususnya kepada penerima penghargaan yang telah mendedikasikan dirinya untuk membentuk karakter masyarakat Sinjai yang berakhlakul karimah," jelas Bupati Sinjai Andi Rudiyanto Asapa. (Haeran)

Sosialisasi Sensus Pertanian 2013



Penyelenggaraan Sensus Pertanian 2013 (ST2013) tidak lama lagi akan dilaksanakan secara serentak pada 1 - 31 Mei 2013. Badan Pusat Statistik (BPS) Sinjai gencar melakukan sosialisasi sensus pertanian 2013 bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Sinjai.

Sosialisasi berlangsung di Aula Diskominfobudpar dan dibuka secara resmi oleh Asisten II Hj. Nikmat B. Situru. Selasa (23/04).

Kepala BPS Sinjai Drs. Andi Rachmat menyampaikan Sensus Pertanian 2013  ini merupakan sensus yang ke-6 kalinya, dan  persiapannya dimulai sejak tahun 2010.

Bentuk sosialisasi yang dilaksanakan berupa pemasangan baliho, spanduk ditempat - tempat strategis di kabupaten Sinjai, pariwara di sejumlah media dan talk show serta seminar.

Sensus pertanian 2013 bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang populasi usaha pertanian, rumah tangga petani gurem, jumlah pohon dan ternak serta untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat agar diperoleh gambaran yang jelas tentang pertanian di Indonesia.

Pada tahun ini BPS Sinjai menurunkan petugas lapangan sebanyak 256 orang yang tersebar di desa - desa. Petugas tersebut  direkrut dan diseleksi oleh Tim seleksi   sejak Januari - Februari serta  telah mengikuti pelatihan petugas 4 - 10 April 2013.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sekabupaten Sinjai, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), staff kecamatan dan utusan SKPD yang terkait.




266 Peserta Kejar Paket B Ikuti UNPK

Pelaksanaan Ujian Nasional Paket Kesetaraan (UNPK) Paket B juga digelar bersamaan dengan Ujian Nasional reguler pada Senin (22/4). Hanya saja, pelaksanaan UNPK Paket B digelar pukul 13.00 WITA setelah UN regular selesai.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sinjai Dra.Hj. Mas Ati mengatakan, ada 266 siswa yang ikut menjadi peserta UN Kejar Paket B, yang berasal dari beberapa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di Sinjai. "Ada dua sekolah tempat pelaksanaan Ujian paket B yakni SMK 1 Sinjai dan SMP 2 Sinjai Utara," jelasnya.

Ia menjelaskan, selama mempersiapkan UNPK Paket B tersebut semua peserta diberikan pembimbingan dan monitoring oleh lembaga PKBM masing-masing. Terkait dengan bentuk soal yang diberikan, Mas Ati mengutarakan bahwa soal yang diujikan sama tarafnya sengan soal UN. Sehingga menurutnya, peserta UNPK wajar jika mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal.

"Peserta UNPK ini sebagian besar mereka bukan usia produktif untuk sekolah. Banyak diantara mereka yang sudah bekerja. Jika tidak lulus pada ujian kali ini, akan kembali dilakukan ujian bulan Juli mendatang,” tambahnya. (Haeran)

Peringati Hari Bumi, Mapala PTM Sinjai Gelar Aksi Damai

Senin, 22 April 2013

Untuk mengingatkan masyarakat akan semakin perlunya kepedulian manusia untuk menjaga bumi dari berbagai kerusakan, puluhan Mahasiswa dari Pencinta Alam (Mapala) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Sinjai Memperingati Hari Bumi Internasional yang jatuh tiap tanggal 22 april dengan menggelar aksi damai bertajuk “Pembaharuan Energy Untuk Kelanjutan Sumber Daya yang Lebih Baik", Senin (22/4).

Puluhan aktivis lingkungan ini, selain melakukan orasi sambil memungut sampah disepanjang Jalan Persatuan Raya, mereka juga membentangkan spanduk dan poster berisi pesan-pesan moral, serta membagi-bagikan selembaran kepada pengendara motor dan kendaraan roda empat yang melintas.

Dalam orasinya di perempatan Jalan Persatuan Raya depan Kantor Diskominfobudpar Sinjai, mereka mengajak kepada warga Sinjai agar kiranya dapat mematikan listrik di rumah masing-masing selama sejam sehari sebagai salah satu bentuk aksi yang sangat bermanfaat bagi penyelamatan bumi dan menyerukan kepada pemerintah agar menghilangkan sikap diskriminasi dan intimidasi terhadap masyarakat khususnya menyangkut konflik agraria yang sering dihadapi warga.

Selain itu, mereka juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pembenahan terhadap alam dengan memperhatikan lingkungan yang ada di sekitar. Menurutnya, bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang kerap melanda Sinjai merupakan contoh dari hasil perbuatan manusia itu sendiri yang semena-mena terhadap alam. (Haeran)

4.648 Siswa SMP/sederajat di Sinjai Ikuti UN

Sebanyak 4.648 siswa SMP/MTs dan sederajat di Kabupaten Sinjai mengikuti ujian nasional (UN), Senin (22/4). Mereka berasal dari 89 sekolah yang tersebar di 9 kecamatan yang ada di Sinjai baik negeri maupun swasta.

Dari jumlah tersebut terbagi atas siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)negeri dan swasta sebanyak 3.316 siswa, Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 889, SMP Terbuka 175 siswa, Paket B sebanyak 266 siswasedangkan SMP Sekolah Luar Biasa (SLB) 2 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sinjai Dra. Hj. Mas Ati mengatakan, pelaksanaan UN untuk tingkat SMP/MTs sederajat berlangsung selama empat hari hingga kamis (25/4).

Persiapan yang dilakukan selama ini pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, selain sosialisasi dengan seluruh kepala sekolah, juga dilaksanakan bimbingan belajar selama dua bulan disetiap sekolah.

"Kita berharap para siswa dapat menjawab setiap soal dengan teliti dan benar, karena sebelumnya seluruh siswa telah mengikuti bimbingan belajar termasuk mengikuti tryout, ini supaya nantinya mereka memperoleh nilai UN yang maksimal" katanya.

Mas Ati menambahkan, tahun 2013 ini, UN SMP diselenggarakan bersamaan dengan Ujian Nasional Program Kesetaraan (UNPK) atau Paket B. Rencananya, ujian Paket B diselenggarakan 22-24 April.

"Dari pantauan kami, Alhamdulillah pelaksanaan UN hari pertama berjalan lancar dan aman. Bila ada siswa yang tidak bisa mengikuti UN karena sakit atau sebab lain, maka dia bisa mengikuti UN susulan yang akan diadakan 29 April sampai 2 Mei," kata Mas Ati saat dtemui ketika melakukan pemantauan UN di SMPN 3 Sinjai Utara, Senin (22/4).

Pelaksanaan UN ini juga dipantau oleh Asisten II Ekonomi Pembangunan Setdakab Sinjai dr.Hj. Nikmah B. Situru dan Kepala Bagian Kesra Setdakab Sinjai Hj.St. Marwah. (Haeran/A.Yanti M)

Sakit, Seorang Siswa SMKN 1 Sinjai Ujian di Rumah

Jumat, 19 April 2013

Seorang siswa jurusan pemasaran SMK Negeri 1 Sinjai, terpaksa mengerjakan soal Ujian Nasional (UN) di rumahnya, Kamis (18/4). Siswa tersebut mengalami sakit cacar sehingga tidak memungkinkan untuk datang ke sekolah.

Kepala SMKN 1 Sinjai Drs. Muhiddin mengatakan, setelah tahu satu anak didiknya tidak dapat hadir mengikuti ujian, pihak guru dan pengawas ujian berkoordinasi agar siswa tersebut dapat mengikuti ujian meski harus dikerjakan dikediamannya karena ini demi masa depan anak tersebut. "Lukanya tidak terlalu parah sehingga masih bisa mengerjakan soal," kata Muhiddin.

Siswa yang bermukim di Kelurahan lappa tersebut mengerjakan soal teori kejuruan. Waktu untuk mengerjakan soal pun sama seperti siswa yang lain yang mengerjakan soal di sekolah.

Demikian halnya dengan pengawasan, siswa tersebut diawasi oleh salah seorang guru dan seorang pengawas. “Meskipun dikerjakan di rumah tetap diawasi oleh guru pengawas, waktu mengerjakan soal juga sama sesuai dengan yang ada di naskah soal,” imbuhnya.

Meskipun jauh hari sebelumnya pihak sekolah telah menghimbau kepada seluruh siswa agar selalu menjaga diri sehingga pada pelaksanaan UN seluruh siswa dapat mengerjakan soal-soal dalam kondisi prima. "Kita selalu sampaikan kepada siswa agar selalu menjaga kesehatannya," ucap Muhiddin.

Di SMKN 1 Sinjai jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 354 yang terdiri dari lima jurusan, yakni Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Pemasaran, Butik dan Teknik Komputer dan Jaringan. (Haeran)

Sempat Tertunda, UN di Sinjai Mulai Digelar

Kamis, 18 April 2013

Meski sempat tertunda, Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Sinjai serentak di gelar, Kamis(18/4). Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Sinjai berjalan lancar. meskipun ada kendala pendistribusian soal-soal UN, seluruh siswa  dapat mengerjakan soal-soal dengan tenang.

Di SMAN 1 Sinjai Utara pelaksanaan UN berjalan aman dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan dipantau tim independen dari Universitas hasanuddin (Unhas) Makassar. Kepala SMA Negeri 1 Sinjai Utara Drs. Juanda mengatakan, semua siswa hari pertama dapat mengikuti UN dengan baik dan lancar. Semua siswa hadir dan mengikuti pelaksanaan UN. Jadwal Pelaksanaan UN dimulai pukul 07:30 sampai 09:30 WIB.

Di sekolah ini jumlah siswa yang ikut UN sebanyak 415 siswa, selain diikuti oleh siswa dari SMAN 1 Sinjai Utara, Pelaksanaan UN juga diikuti oleh beberapa sekolah pengikut diantaranya, SMA Islam Ibadurahman, SMA Islam darul Istiqamah serta SMAN 3 Sinjai. "Semua siswa yang terdaftar sebagai peserta UN di sekolah ini hadir semuanya, kecuali ada beberapa orang dari sekolah pengikut tidak hadir karena memang sudah terdaftar sebagai peserta UN tapi mereka sudah lama tidak mengikuti proses pembelajaran disekolahnya," kata Juanda.

Sementara itu pelaksanaan UN di SMK Negeri 1 Sinjai waktu pelaksanaanya molor beberapa menit hal ini dikarenakan lembar soal yang disiapkan kurang, sehingga pihak sekolah dengan koordinasi dari Disdikpora Sinjai dan Tim Pemantau berinisiatif memperbanyak lembaran soal yang kurang, Demikian Kata Kepala SMKN 1 Sinjai Drs. Muhiddin, Kamis (18/4).

"ada 10 lembar soal dari jurusan Busana Butik dan 10 lembar soal untuk jurusan Akuntasi yang kurang, sehingga kami bersama tim pemantau tadi memperbanyak. Namun hal tersebut tidak menjadi kendala siswa dalam mengerjakan soal-soal," jelasnya.

Jumlah siswa yang ikut di SMKN 1 sinjai  sebanyak 376 siswa yang terdiri dari  SMK 1 sinjai 354 orang dan sekolah pengikut dari SMK Muhammadiyah sebanyak 22 orang.

Pelaksanaan UN di Sinjai ini dipantau oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sinjai Dra.Hj. Mas Ati bersama Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Sinjai. (Haeran)

Naskah Soal UN Gunakan Barcode

Kualitas penyelenggaraannya Ujian Nasional (UN) tahun ini semakin ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan sekaligus memperkuat kelemahan pelaksanaan di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sinjai Dra.Hj. Mas Ati menyampaikan, mulai tahun ini naskah soal UN dengan lembar jawaban tidak terpisah. 

Jika pada tahun lalu peserta didik dapat menggunakan lembar jawaban temannya karena terpisah, mulai tahun ini naskah soal dengan lembar jawaban UN (LJUN) merupakan satu kesatuan. “Naskah soal dan lembar jawaban UN menggunakan sistem barcode,” katanya.

Mas Ati menjelaskan, dengan menggunakan barcode, maka peserta ujian tidak dapat saling tukar kode soal seperti tahun lalu. Dia mengungkapkan, kalau keduanya dipisah maka peserta didik akan menjawab soal secara salah. “Bayangkan kalau keliru, lembar jawaban dengan soalnya pasti jawabannya salah,” jelas Mas Ati.
 
Olehnya itu, ia meminta dan mengimbau agar para siswa benar-benar teliti sebelum mengerjakan soal UN. Antara soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) menyatu dalam satu paket. Oleh sebab itu sebelum mengerjakaan soal, siswa harus memeriksa dulu apakah LJUN sudah lengkap dan naskah soalnya lengkap. Jika sudah dicek dan soal serta LJUN lengkap, barulah lembar LJUN dirobek agar terpisah dari lembar naskah soal. Setelah itu barulah siswa mengerjakan soal-soal.

UN di Sinjai Mulai digelar hari ini Kamis(18/4). Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sinjai, siswa yang bakal mengikuti UN tahun ini, berjumlah 3.316 orang yang tersebar di 40 sekolah di Sinjai. (Haeran)

UN Ditunda, Siswa Di Sinjai Kecewa

Selasa, 16 April 2013

Tertundanya Ujian Nasional (UN) untuk Sekolah Menengah Atas dan sederajat membuat siswa di Sinjai kecewa. Mereka mengaku Ujian Nasional (UN) yang tidak dilakukan serentak untuk tahun ini terkesan seperti ada perbedaan dan kesenjangan yang diciptakan oleh pemerintah pusat.

Fauziah Jamaluddin salah satu siswi SMAN 1 Sinjai Utara, jurusan Ilmu Pengetahuan Alam(IPA) mengaku kecewa dengan ditundanya pelaksanaan UN tahun ini.

"Kami kecewa dengan penundaan UN ini, padahal sudah jauh hari sebelumnya kami sudah persiapkan tapi tenyata malah ditunda" kata Fauziah, Senin (15/4).

Kekecewaan yang sama juga dilontarkan Whirda Kusuma Hujri, siswi SMAN 2 Sinjai Utara. Menurutnya pemerintah tidak profesional. "Seharusnya kami sudah mengerjakan soal-soal UN. Kita Sudah belajar lama-lama, tenyata ditunda  dan konsentrasi kami jadi terganggu, tapi  mau bilang apalagi, " katanya dengan nada kesal.

UN untuk tingkat SMA sederajat yang seharusnya dilaksanakan, Senin (15/4) terpaksa ditunda. Penundaan ini lantasan soal-soal UN yang harusnya sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah yang melaksanakan UN belum tiba.  

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sinjai, Dra.Hj. Mas Ati berharap penundaan ini tidak mengganggu konsentrasi siswa.  "Dengan perubahan ini harus diambil hikmah bahwa siswa mempunyai waktu lebih untuk mempersiapkan UN dan menenangkan diri," jelasnya. (Haeran)

Apel Pengamanan Pilkada Sinjai

Kepolisian Resort (polres) Sinjai bersama unsur TNI menggelar apel pasukan gabungan dalam rangka persiapan pengamanan Pilkada Sinjai tahun 2013 bertempat di Lapangan Sinjai Bersatu, Selasa (16/4).

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Sulsel Komisaris Besar (Kombes)  Azis Samosir yang bertindak selaku Inspektur apel mengatakan gelar pasukan ini bertujuan untuk melihat kesiapan personel menghadapi situasi keamanan menjelang pencoblosan pada tanggal 17 April besok.

"Kita ketahui tahapan pilkada Sinjai rawan terjadinya gangguan keamanan, untuk itu saya minta seluruh aparat dapat melaksanakan tugasnya sesuai aturan dan tidak berlaku anarkis" katanya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh personil kepolisian maupn TNI agar bersikap netral serta dapat bersinergi dengan baik terhadap masyarakat sehingga tercipta suasana aman dan damai.

Sementara itu Bupati Sinjai Andi Rudiyanto Asapa yang hadir dalam gelar pasukan ini mengatakan, bahwa aparat yang nantinya akan bertugas pada masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) kiranya dapat memberikan suasana yang sejuk dan aman kepada warga dalam menggunakan hak pilihnya.

"Saya selaku penanggung jawab di daerah ini mengharapkan kepada para personil kepolisian maupun TNI agar dapat menjalin koordinasi dan bersinergi dengan aparat pemerintah daerah," jelasnya.

Pengamanan pilkada ini meliputi  tahapan pilkada seperti pengawalan pendistribusian logistik, pengamanan proses pencoblosan dan perhitungan suara di TPS, hingga pengawalan hasil perhitungan suarat suara dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke KPU Sinjai.

Jumlah personil yang dikerahkan terdiri atas 500 orang personil polisi dari satuan Brimob Polda Sulselbar, Shabara Polda Sulselbar 100 orang, Personil Polres  Sinjai 300 orang serta aparat TNI sebanyak 2 SSK dari Kodam VII Wirabuana dibantu pengamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas Sinjai.

Dalam Apel Gabungan tersebut dihairi oleh Kapolres Sinjai AKBP Totok Triwibowo, Komandan Dandim 1424 Sinjai Letkol Armed. Frengky J Watuseke, Kepala satpol PP Sinjai Agung Budi Prayogo dan Kepala Kantor Kesbang dan Politik Sinjai, Tanhar Mustari. (Haeran/Lela)

KPU Sinjai Mulai Distribusi Logistik

Senin, 15 April 2013

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai mulai mendistribusikan logistik Kertas suara ke seluruh Kecamatan sejak Senin siang (15/4).

Pelepasan pendistribusian dipimpin oleh Ketua KPU Sinjai Sofyan Hamid. Dia mengatakan bahwa pendistribusian logistik harus sampai ke kantor kecamatan pada hari ini. 

"Kita target hari ini juga seluruh logistik sudah sampai ke kantor camat dan besok sudah harus ada di Desa/kelurahan," jelasnya.

Pendistribusian logistik tersebut, dikawal ketat sejumlah personil kepolisian dari Satuan Brimob Polda Sulsel. 

Khusus untuk pendistribusian logistik di Kecamatan Pulau Sembilan, menggunakan kapal layar motor di Pelabuhan Cappa Ujung. Sementara untuk kecamatan lainnya menggunakan mobil truk. (Haeran)

Pelaksanaan UN Ditunda

Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) jenjang pendidikan menengah yang seharusnya dimulai Senin (15/4) di sejumlah provinsi daerah terpaksa ditunda termasuk di Kabupaten Sinjai. 

Keputusan menunda pelaksanaan UN SMA/SMALB/SMK/Paket C tersebut berdasarkan faximile yang diterima Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sinjai pada minggu dini hari.

Kepala Disdikpora Sinjai Dra.Hj. Mas Ati, saat ditemui dikediamannya mengatakan bahwa pelaksanaan UN yang sedianya digelar pada hari senin mengalami penundaan akibat terganggunya distribusi soal UN.

"Informasi perubahan jadwal pelaksanaan UN ini kami terima melalui faximile dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan," katanya.

Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa pelaksanaan UN yang sedianya digelar pada hari Senin 15 April diundur ke hari Jumat, 19 April. Sementara untuk UN yang diselenggarakan Selasa 16 April diundur ke hari Senin 22 April.

"Jam pelaksanaan tetap dan untuk mata pelajaran hari ketiga dan keempat tetap tidak ada pergeseran jadwal," ujar Mas Ati.

Mas Ati menambahkan bahwa penundaan pelaksanaan UN tidak hanya dialami di Propinsi Sulawesi Selatan tetapi juga hal serupa terjadi pada 11 propinsi yang berada pada Wilayah Indonesia Tengah. (Haeran)

Empat Cabup Sinjai Tidak Hadir Pada Debat Kandidat

Minggu, 14 April 2013


Debat calon bupati dan wakil bupati Sinjai kurang lengkap. Empat pasangan menolak mengikuti rangkaian terakhir kampanye pemilukada Sinjai. Praktis debat yang digelar KPU Sinjai di Gedung Pertemuan Sinjai, Sabtu (13/4) hanya diikuti lima pasangan calon.

Calon yang menolak debat terbuka dan deklarasi damai masing-masing Hasan Basri Ambarala-Sulthani, Lukman H.Arsal-Djamaluddin, Amrul Rijal-Zainuddin Fatbang dan pasangan Sabirin Yahya-Andi Fajar Yanwar.

Sementara lima pasangan yang hadir masing-masing, Andi Jefriyanto Asapa-Hermansyah, Andi Mahyanto Massarapi-Andi Masssalinri Latif, Muhlis Isma-Musa Rasyid, Andi Seto Gadista Asapa-Andi Muhtar Mappatoba dan Syamsul Qamar-Marwah Jufri.

Sikap empat pasang yang menolak hadir dalam debat ini disayangkan panelis dari Universitas Hasanuddin (Unhas)  Dr.Abd. Rahman Razak. “Ini perlu jadi catatan warga Sinjai dalam menentukan pilihan pada tanggal 17 april,” katanya.

Dikatakannya bahwa, setelah menyatakan siap bertarung, kandidat tersebut harus mengikuti seluruh tahapan yang dibuat KPU termasuk debat dan deklarasi damai. Namun yang paling disayangkan karena penolakan untuk hadir dalam debat tersebut tidak dikonfirmasi kepada pihak terkait. 

“Jika memang berhalangan hadir, seharusnya ketidakhadiran itu dikonfirmasi terlebih dahulu, supaya masyarakat tahu, apalagi debat ini disiarkan langsung oleh TV dan radio setempat,” kata Prof. Achmad Ruslan, yang juga tampil sebagai panelis.

Sementara itu,  Panelis dari Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, Prof. Arifuddin Ahmad mengatakan bahwa debat yang seharusnya bisa jadi acuan bagi warga Sinjai dalam menentukan calon pemimpin lima tahun kedepan namun tidak semuanya hadir.

“Apalagi Sinjai dikenal dengan motto SINJAI BERSATU, tapi ada kandidat yang tidak hadir, ini sangat disayangkan,” jelasnya.

Anggota KPU Sinjai, Fadhullah Marzuki mengatakan, ketidakhadiran empat calon dalam debat kandidat dan deklarasi damai tidak mengurangi semangat penyelenggara termasuk calon yang tetap mengikuti tahapan pemilukada Sinjai. (Haeran)

Basmi DBD, Dinkes Sinjai Berantas Sarang Nyamuk

Jumat, 12 April 2013

Dinas kesehatan Kabupaten Sinjai  fokus memberantas penyakit deman berdarah yang akhir-akhir ini mewabah Di Kabupaten Sinjai. Keseriusan Dinkes ditandai dengan melakukan kerja bakti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) setiap hari jumat di wilayah Kecamatan Sinjai Utara .

Seperti yang terlihat pada jumat pagi (12/4), puluhan staf Dinas Kesehatan bersama warga menggelar kerja bakti di Kelurahan Bongki

Gerakan PSN DBD ini lahir dari akibat semakin meningkatnya kasus DBD yang melanda warga kabupaten Sinjai, karena itu Dinas Kesehatan mencoba memberikan kesadaran kepada masyarakat akan bahaya DBD dan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memperhatikan lingkungannya agar dapat menjaga kebersihan.

Selain menggelar PSN, Dinkes juga melakukan fogging dan aktif menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pencegahan dan penanganan demam berdarah. Melalui kegiatan-kegiatan itu diharapkan bisa segera menghentikan penyebaran DBD.

Hingga saat ini Jumlah penderita demam berdarah telah mencapai sekitar 40 orang. Jumlah tersebut tersebar di setiap kecamatan, namun mayoritas warga yang terkena DBD berada di Kecamatan Sinjai Utara.

Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Andi Suryanto Asapa dengan melibatkan beberapa unsur terkait seperti Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai, Puskesmas, Kodim, Polres dan Lurah setempat. Sebelumnya hal serupa juga dilakukan di Kelurahan Biringere, Lappa dan Balangnipa pada jumat pekan lalu. (Haeran)

Pelantikan KPPS Sinjai Utara

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sinjai Utara melantik  dan sekaligus melakukan bimbingan teknis kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Kamis (11/4) bertempat di Geding Wisma Hawai Sinjai.

Ketua PPK Sinjai Utara, Berlianto Muhtadin mengatakan jumlah KPPS yang  dilantik berkisar 200 yang nantinya akan bertugas  pada masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Untuk hari ini anggota KPPS yang dilantik berasal dari dua kelurahan yakni Balangnipa dan Bongki, setelah itu disusul Kelurahan Lappa, Biringere dan kelurahan lainnya, sementara jumlah seluruh TPS di Sinjai Utara sebanyak 78 buah" jelasnya.
 
Sementara itu, bimbingan teknis yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anggota KPPS terkait bagaimana cara pengisian yang lebih praktis agar nantinya pada saat pencoblosan tidak ada yang kesulitan dalam pengisian format.

"Ini penting khususnya pengisian format rekap hasil suara, karena hal ini sering menjadi pemicu masalah pada saat perhitungan suara," kata Berlianto.

Ia berharap setelah dilaksanakan bimtek para peserta dapat memahami  tata cara proses pencoblosan hingga  perhitungan suara sehingga tidak ada hal-hal yang dapat menimbulkan masalah di TPS nantinya. (A.Yanti M/Haeran)

53 % Ternak di Sinjai Sudah Miliki Kartu Ternak

Kamis, 11 April 2013

Populasi ternak di Kabupaten Sinjai saat ini mencapai pada kisaran 75 ribu ekor,  40 ribu ekor diantaranya telah memiliki kartu ternak. Hal ini berdasarkan pendataan hingga akhir tahun 2012 yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai drh. Hadijah mengatakan bahwa, 53 % ternak yang ada di Sinjai sudah memiliki kartu ternak. 

Menurut drh. Hadijah, setiap ternak yang dimiliki atau dipelihara orang atau badan dalam wilayah di Sinjai wajib memiliki kartu kepemilikan ternak. Namun hingga saat ini masih banyak hewan ternak yang ada di Sinjai belum memiliki kartu disebabkan karena masih ada warga yang kurang sadar pentingnya kartu tersebut dan tidak mampu membayar.

"Karena ini merupakan salah satu sumber PAD, sehingga kepemilikan kartu ternak ini dikenakan biaya 10 ribu rupiah per ekor. Kartu ternak ini berlaku hanya pada hewan ternak sapi, kerbau dan kambing," ujarnya. 


Kartu kepemilikan ternak sangat diperlukan bagi peternak, ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum terhadap kepemilikan ternak serta menjamin kesehatan ternak. "Pemberian kartu kepemilikan ternak ini bertujuan untuk melestarikan ternak lokal dan menghindari hewan ternak dari berbagai penyakit," katanya. (Haeran)

Diskominfobudpar Sinjai Bimtek Penyelenggaraan Jasa Sejenis Pos

Rabu, 10 April 2013

Bidang Pemberdayan Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (PSDPPI) Dinas Komunikasi Informatika Kebudayaan dan Kepariwisataan (Diskominfobudpar) Kabupaten Sinjai mengadakan bimbingan teknis (Bintek) penyelenggaraan jasa sejenis pos, Rabu (10/04) di Aula Diskominfobudpar Sinjai.

Bintek yang dilaksanakan ini melibatkan puluhan peserta baik dari petugas pos kecamatan, titipan kilat (Tiki) dan Expedisi maupun pengelolah jasa sejenis pos di SKPD Lingkup Pemkab Sinjai.

Pelaksana tugas diskominfobudpar sinjai, Lukman Dahlan dalam sambutannya mengatakan melalui bintek ini diharapkan dapat menunjang kegiatan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, yang cepat dan tepat waktu utamanya dalam kegiatan expedisi, tiki serta layanan jasa sejenis pos yang ada di kecamatan hingga dipelosok pedesaan.

"Secara operasional, Diskominfobudpar diberi kewenangan untuk membantu pimpinan melakukan pendekatan terhadap masyarakat melalui petugas pos dan telekomunikasi serta pengguna jasa expedisi dan tiki khususnya pada bidang PSDPPI yang akan terus bergerak maju mengikuti setiap tantangan dan peluang merespon harapan serta kebutuhan yang berkembang secara dinamis ditengah-tengah masyarakat", Terangnya.

Lebih lanjut, beberapa langkah taktis dan strategis telah dilakukan guna memaksimalkan tugas dan fungsi seksi pemberdayaan jasa pos. "Hal ini juga merupakan amanah dari pelaksanaan pemerintahan yang dituangkan dalam Undang-Undang RI Nomor 38 tahun 2009 tentang pos", Tambahnya.

Terkait dengan itu, maka yang sangat diharapkan bagaimana menyukseskan proses pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan jasa sejenis pos, tiki serta pengguna jasa expedisi sehingga kita semua mampu mengimplementasikan dalam bentuk kerja di tengah-tengah masyarakat.

"Jadi kepada pengusaha expedisi, tiki serta penguna jasa sejenis pos agar kiranya dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bagaimana bisa berinteraksi langsung dengan para narasumber agar tidak terjadi penafsiran yang salah paham dalam proses pelaksanaan kegiatan dilapangan", Harap Lukman diakhir sambutannya.

Kegiatan bintek penyelenggaraan jasa sejenis pos ini menghadirkan pemateri dari Kantor Pos Makassar dan Kantor Pos Sinjai. (Clk/Yanti)

Disdikpora Sinjai Gelar Sosialisasi Pemantapan UN 2013

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Sinjai menggelar sosialisasi pemantapan persiapan pelaksanaan Ujian Nasional 2013 tingkat SD, SMP dan SMA atau sederajat di Gedung Pertemuan Sinjai. Acara tersebut  dibuka secara resmi oleh Bupati Sinjai A. Rudiyanto Asapa Rabu 10 April 2013.

Kepala Dinas pendidikan pemuda dan olahraga, Dra. Hj. Masati dalam sambutannya mengatakan jumlah siswa yang mengikuti UN di kabupaten Sinjai mulai dari tingkat SD  sampai SMA/ SMK sebanyak 13. 509 orang

Lebih jauh dijelaskan bahwa UN tahun 2013 menerapkan 20 paket soal untuk setiap mata pelajaran  dimana dalam satu kelas berjumlah 20 orang sehingga setiap siswa akan mengerjakan soal yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kredibilitas nilai UN.

Adapun untuk siswa yang tidak dapat mengikuti UN harus disertai dengan surat keterangan yang sah dan dapat mengikuti ujian susulan sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan.

Sementara Bupati Sinjai A. Rudiyanto Asapa dalam sambutannya menghimbau  kepada peserta didik agar tidak terpengaruh terhadap hal - hal yang dapat menganggu pelaksanaan UN nanti.

Dalam acara tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian secara simbolis SK kepada sukarela dan bujang sekolah serta piagam kepada kepala sekolah yang bertugas di daerah pelosok atau terpencil.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya  kepala Kementrian Agama, Kapolres Sinjai, serta para kepala sekolah dan pengawas yang ada di 9 kecamatan.

Jadwal UN untuk SMA dijadwalkan 15 - 18 April 2013, SMK 15 - 17 April , SMP 22 - 25 April 2013 dan SD 6 - 8 Mei 2013.


Diskominfobudpar Sinjai Seleksi Dara dan Daeng

Dinas Komunikasi, Informatika, Kebudayaan dan Kepariwisataan (Diskominfobudpar) Kabupaten Sinjai menggelar seleksi pemilihan Dara dan Daeng tahun 2013 bertempat di Kantor Diskominfobudpar Sinjai, Rabu (10/4).

Kepala Bidang Kebudayaan Diskominfobudpar Sinjai, Dra. Zakiah mengatakan kegiatan ini rutin digelar tiap tahun sebagai bentuk pembinaan seni, minat dan bakat generasi muda yang ada di Sinjai.

"Pemenang dari hasil seleksi ini nantinya akan menjadi duta Sinjai yang akan mewakili Sinjai dalam lomba Pemilihan Dara dan Daeng pada tingkat propinsi sulsel yang akan digelar pada akhir april mendatang," jelasnya.

Dikatakannya bahwa, rencana awal tahapan seleksi terbagi atas dua yakni seleksi umum dan tahapan final 10 besar, namun karena suhu politik di Sinjai saat ini meningkat dengan adanya tahapan pilkada sehingga tahapan seleksi hanya digelar satu kali dengan memilih secara langsung satu pasang Dara dan Daeng yang dianggap kapabel.

Ketua tim Seleksi Nurul Akbar Nur mengatakan bahwa syarat untuk menjadi peserta seleksi pemilihan Dara dan Daeng adalah komunikatif, percaya diri, umur 17-25 tahun, belum menikah dan tinggi badan untuk Daeng 165 cm, sementara Dara 160 cm.

Ajang adu bakat putra dan putri Sinjai ini sedikitnya diikuti sebanyak 21 peserta yang terdiri dari kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan hingga Polisi Wanita (polwan).

Para peserta ini dinilai oleh tiga dewan juri yakni Nurul Akbar Nur dan Maemunah dari Diskominfobudpar Sinjai dan Sri Sulastri mewakili tokoh perempuan/pemerhati seni. (Haeran)

Kesbangpol Sinjai Bentuk Posko Pemilukada

Dalam upaya menyukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai tahun 2013, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sinjai membentuk Posko pemilukada. Menurut Kepala Kesbangpol Sinjai, Tanhar, SH apa yang dilakukan sebagai langkah memonitor dinamika politik yang terjadi selama tahapan pilkada berlangsung.

"Tujuan pembentukan posko Pilkada guna melakukan pemantauan secara keseluruhan dan memfasilitasi jika ada laporan terkait dengan pelanggaran pilkada," ucapnya saat ditemui di ruangannya selasa (9/4).

Tanhar mengatakan, posko ini tidak terlibat dalam menangani tindak pidana (sengketa pilkada) namun sifatnya hanya sebatas memantau dan memberikan fasilitas jika ada pengaduan.

"Kita juga tidak mengurusi masalah tahapan dan proses dalam penyelenggaraan pilkada yang menjadi kewenangan dari KPU dan panwaslu. Intinya, kita hanya sebatas melakukan pemantauan," imbuhnya.

Bila ada laporan  atau hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban, maka posko tersebut akan meneruskan laporan tersebut kepada pihak yang berwenang menanganinya.

Hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan laporan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, untuk itu Tanhar berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keamanan sehingga pelaksanaan pemilukada ini berjalan lancar dan sukses. (A.Yanti M/Haeran)

Daftar Tunggu CHJ Sinjai 2013, Capai 3000 Orang

Selasa, 09 April 2013

Bukan hanya di daerah lain, di Kabupaten Sinjai, daftar tunggu Calon Jamaah Haji (CHJ) juga semakin meningkat dari tahun ketahun.

Banyaknya daftar tunggu CJH yang mencapai 3000 orang lebih hingga april 2013 ini, disebakan karena minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji yang juga semakin tinggi.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Sinjai, Dr. H. Mudarak Dahlan, saat ditemui selasa (09/04), diruang kerjanya. Menurutnya dengan banyaknya pendaftar mengakibatkan menumpuknya calon jamaah yang diperkirakan hingga tahun 2025.

"Jadi masyarakat yang ingin berangkat ketanah suci mekah guna menunaikan ibadah haji, tentunya harus bersabar atau paling tidak harus menunggu sampai 12 tahun kedepan", Tambahnya.

Selain itu, juga disebutkan, bahwa mereka yang masuk dalam daftar tunggu saat ini  merupakan warga sinjai yang tersebar disembilan kecamatan.

Soal kuota haji untuk tahun 2013, pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlahnya, Yang jelas masalah kuota haji akan ditentukan oleh pemerintah dengan mengacu pada jumlah penduduk yang ada di sinjai.

"Semoga saja kuota haji untuk sinjai tahun ini bertambah jika dibanding sebelumnya yang hanya berjumlah sekitar 232 orang", Harap Mudarak.  (Clk)
 
 

Pelantikan Pejabat Struktural Lingkup Kemenag Sinjai

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai Drs.H. Mudarak Dahlan melantik dan mengambil sumpah jabatan para pejabat struktural eselon IV dalam lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag, Kamis pekan lalu (4/4). 

Kepala Kemenag Sinjai, H. Mudarak Dahlan, mengatakan mutasi jabatan adalah suatu hal yang biasa yang senantiasa berjalan secara dinamis dan merupakan pertanda hidupnya suatu organisasi. Dimana menurutnya seorang pejabat yang menduduki jabatan harus siap untuk meninggalkan jabatan dan siap dimutasikan dimana saja. Dan yang paling penting katanya pejabat bukan hanya dituntut untuk menguasai bidang tugasnya, namun lebih dituntut lebih banyak pengalaman.

"Oleh karena itu, pelantikan dan pengukuhan yang dilaksanakan kali ini merupakan yang pertama atas asar PMA No. 13 tahun 2013 sehingga diperlukan adanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguasaan Ilmu dan Teknologi guna meningkatkan pelayanan yang serba canggih seperti sekarang ini," jelasnya.

Dikatakannya, Pemecahan Seksi Mapenda menjadi Seksi Pendidikan Madrasah dan Pendidikan Agama Islam dimaksudkan agar pelayanan terhadap Dunia Pendidikan lebih optimal dimasa yang akan datang, begitupula dengan Seksi Penamas dan Seksi Urais digabung menjadi Seksi Bimas Islam. Seksi Pekapontren berubah menjadi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren serta Penyelenggara Zakat dan wakaf menjadi Penyelenggara Syari’ah .

Para pejabat yang dilantik masing-masing, H. Roslan,S.Ag sebagai Kepala Sub Bagian tata Usaha, Akhmaluddin, S.Ag, M.Pd.I  menjabat Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Syamsu Alam, S.Ag sebagai Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Pelita, S,Sos, M.Ap menjabat Kepala Seksi Pendidikan Islam, H. Syamsul Bakhri, S.Ag Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah , Drs. H. sofyan,P, menjadi Penyelenggara Syariah, Drs. M. Tahir sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam.

Acara pengambilan sumpah dan pelantikan jabatan ini dihadiri para Kepala Seksi/Penyelenggara Kantor Kemenag Sinjai, para Pengawas Mapendais, para Kepala Madrasah Negeri/Swasta, para Kepala KUA,  dan seluruh staf Kemenag Sinjai. (Haeran)

KPU Optimis UN Tak Halangi Partisipasi Pemilih

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/sederajat yang bertepatan dengan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Sinjai pada 17 April mendatang tidak akan mempengaruhi proses pencoblosan.

Hal ini dijelaskan oleh Sekertaris KPU Sinjai Andi Yusran Maddolangeng, saat ditemui Senin (8/4), bahkan ia memastikan semua siswa SMA yang telah memiliki hak pilih akan dimudahkan untuk menggunakan hak pilihnya.

Meski dikhawatirkan oleh banyak pihak bahwa pelaksanaan pilkada yang bertepatan dengan UN akan mengurangi partisipasi masyarakat, namun Yusran menegaskan bahwa tidak ada hal-hal yang bisa mengganggu setiap pemilih untuk menggunakan hak pilihnya.

"Demikian halnya dengan siswa yang mengikuti ujian nasional, kita berikan kemudahan. Apalagi pada hari itu jam ujian nasional hanya sampai pukul 10.00 Wita. Sementara pencoblosan baru akan selesai pada pukul 13.00 Wita, jadi masih banyak waktu buat mereka untuk datang ke TPS," terangnya.

Ditambahkan, jika siswa yang mengikuti UN lokasinya jauh dari lokasi TPS dia terdaftar maka akan diberikan formulir A8 agar bisa menggunakan hak pilihnya di TPS mana saja yang dekat.

"Semua akan diakomodir dan dimudahkan. Jika lokasi ujiannya jauh, kami himbau siswa yang punya hak pilih untuk mengambil formulir A8 demikian halnya guru yang mengawas di sekolah yang jauh," ujar Yusran. (Haeran)

KPU Sinjai Sortir Surat Suara

Senin, 08 April 2013

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sinjai, saat ini melakukan penyortiran kertas suara yang akan dipakai pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, tanggal 17 April 2013.

Proses sortir surat suara berlangsung ditargetkan berlangsung selama lima hari hingga Rabu (10/2) mendatang. Sekertaris KPU Sinjai Andi Yusran Maddolangeng mengatakan, proses penyortiran kertas suara melibatkan sedikitnya 70 orang.

"Jumlah surat suara yang disortir mencapai sebanyak 186.874 lembar. Insya Allah dalam dua hari kedepan semuanya sudah rampung dan siap untuk didistribusikan," kata Yusran saat ditemui, Senin (8/4).

Hingga saat ini dari surat suara yang telah disortir, 99 persen kertas suara dalam keadaan baik. Sementara yang rusak hanya ada beberapa lembar saja dan surat suara yang rusak ini sudah dikembalikan ke percetakan.

Dikatakan bahwa jumlah surat suara yang disortir merupakan akumulasi dari jumlah pemilih pada masing-masing tempat Pemungutan Suara (TPS) ditambah dengan kebutuhan surat suara cadangan 2,5 persen per TPS.

Jumlah TPS yang tersebar di 80 desa/kelurahan sebanyak 475 buah dengan jumlah total pemilih yang yang terdaftar sebagai wajib pilih sebanyak 182.321 jiwa.

Selain surat suara, logistik lain yang sudah siap di kantor KPU Sinjai adalah alat coblos, kotak suara serta formulir yang dibutuhkan saat proses pencoblosan. Rencananya KPU Sinjai akan mengirim logistik ke kecamatan pada tanggal 15 April 2013.  (Haeran)

45 Koperasi di Sinjai Tidak Aktif

Peran koperasi dalam membantu perekonomian, khususnya ekonomi rumah tangga sebenarnya sangat dirasakan masyarakat. Namun sayangnya tidak semua koperasi yang ada aktif beroperasi. Hal ini membuat masyarakat tidak bisa maksimal memanfaatkan dana koperasi.

Berdasarkan data dari dinas koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sinjai terdapat 36 persen dari 125 koperasi di Kabupaten Sinjai saat ini tidak berjalan dengan baik atau tidak aktif sebagaimana fungsi koperasi karena lemahnya permodalan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sinjai H. Ilyas Abbas saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, dari 125 buah koperasi di Sinjai, 80 buah diantaranya masih aktif dan berjalan sesuai dengan fungsinya. Sementara 45 buah dinyatakan tidak aktif.

Menurut Ilyas Abbas, masih banyaknya koperasi yang belum berjalan sesuai dengan ketentuan antara lain disebabkan berbagai kendala, diantaranya masih rendahnya pemahaman anggota dan pengurus tentang nilai-nilai dasar, prinsip koperasi dan aturan main dalam perkoperasian.

Selain itu, pendirian koperasi tidak didukung dengan modal yang kuat dan hanya berharap mendapatkan bantuan kredit modal dari pemerintah untuk menjalankan kegiatan usaha. Akibatnya, pengurus koperasi tidak bisa menjalankan program sehingga usaha koperasi mandek. Koperasi yang tidak aktif juga tidak melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT).

“Sebagian koperasi yang tidak aktif juga disebabkan karena tidak mampu melaksanakan RAT, padahal rapat tahunan ini merupakan kewajiban setiap koperasi sebagai pertanggungjawaban," ungkapnya.

Sebagai upaya untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Sinjai terus melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap para pengurus koperasi serta melakukan revitalisasi koperasi. Langkah tersebut dilakukan guna kembali menghidupkan peran koperasi dalam mendukung ekonomi kerakyatan.

Sementara itu Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi di Sinjai mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2010 SHU yang dicapai 2, 594 milyar rupiah, dan pada tutup buku tahun 2012 ini SHU menjadi 3,906 milyar rupiah. (Haeran/A.Yanti M)

Puluhan Iman Mesjid, Guru Ngaji di Sinjai Barat Terima Insentif

Sabtu, 06 April 2013

Puluhan Imam Mesjid, Guru mengaji di Kecamatan sinjai barat kembali mendapatkan insentif dari pemerintah daerah kabupaten sinjai pada tahun ini.

Pembangian insentif untuk tri wulan pertama januari - maret 2013 ini, diserahkan langsung bupati sinjai, Andi Rudiyanto Asapa, yang bertempat di Aula Kantor Camat Sinjai Barat, Jumat (04/05) yang juga dihadiri segenap pimpinan SKPD.

Selain pemberian insentif kepada imam mesjid dan guru mengaji, pemerintah daerah juga memberikan insentif kepada puluhan petugas riayah dan muadzin di sinjai barat.

Adapun besaran insentif yang diberikan, untuk imam mesjid dan guru mengaji masing-masing Rp.100.000 perbulan sedangkan petugas riayah dan muadzin sebesar Rp.50.000 perbulan.

Informasi yang diketahui dari bagian kesra sedakab sinjai, jumlah penerima insentif imam mesjid di sinjai barat sebanyak 83 orang, guru mengaji 70 orang, petugas riayah dan muadzin masing-masing sebanyak 75 orang.

Bupati dalam sambuatannya, berharap agar pemberian insentif ini dapat meningkatkan tugas dari seorang imam mesjid, guru mengaji termasuk bagi petugas riayah dan muadzin yang ada di sinjai.

"Pemberian insentif ini merupakan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam hal bidang keagamaan. Berapa pun nilainya, yang jelas pemberian insentif ini patut untuk kita syukuri dan dimanfaatkan dengan baik", Katanya.

Kedepan lanjut dia, pemberian insentif ini akan lebih ditingkatkan. Pemberian insentif bagi imam mesjid, guru mengaji, petugas riayah dan muadzin juga telah dilakukan dikecamatan lainnya.

Di tempat yang sama, bupati juga menyerahkan secara simbolis pakaian kerja lapangan bagi petugas linmas atau hansip yang akan bertugas pada pilkada 17 april mendatang. (Clk)

Bupati Lantik 13 Kepala Sekolah Di Sinjai Barat

Bupati Sinjai, Andi Rudiyanto Asapa kembali melantik belasan kepala sekolah di kecamatan sinjai barat, kamis (05/04) lalu, yang bertempat di SD 136 Tassililu.

Sebelumnya, puluhan kepala sekolah juga telah dilantik dimasing-masing kecamatan baik itu kepala SD, SMP maupun kepala SMA.

Pelantikan kepala sekolah di sinjai barat berlangsung hikmat yang juga dihadiri, kepala dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga, Dra. Hj. Mas Ati, kepala BKD Sinjai, H. Taufik dan beberapa pimpinan SKPD lainnya.

Usai pelantikan, Bupati dalam arahannya meminta kepada para kepala sekolah yang telah dilantik agar dapat melaksanakan tugas dengan baik disekolah yang dipimpin. "Hal yang paling terpenting adalah bagaimana meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten sinjai", Tegasnya.

Sebagai kepala sekolah, Kerjasama dan koordinasi yang baik harus tetap ada, bukan hanya disekolah bersama dengan guru namun juga pada dinas pendidikan, semua ini menurut bupati demi menunjang tugas yang diemban.

"Koordinasi dan kerjasama harus selalu ada, sehingga segala permasalahan yang terjadi apalagi disekolah bisa teratasi dengan baik", Pintanya. Di sinjai barat, bupati melantik 13 orang kepala sekolah baik itu kepala SD, SMP maupun kepala SMA.

Para kepala sekolah yang dilantik juga melakukan kontrak kinerja dengan bupati. Salah satu isi dari kontrak kinerja tersebut yakni bersedia diberhentikan sebagai kepala sekolah apabila lalai melaksanakan tugas.  (Clk)

Kades/Lurah Diminta Jaga Kondusifitas Selama Pilkada

Dalam upaya menciptakan iklim kondusif selama masa kampanye hingga berakhirnya tahapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sinjai, Sekertaris Daerah Sinjai Tayyeb A Mappasere meminta kepada seluruh Camat maupun kepala Desa/Lurah untuk berperan aktif demi suksesnya pilkada Sinjai.

Menurutnya, setiap pelaksanaan pilkada, suhu politik dan konflik sosial selalu meningkat. Oleh karena itu, dalam menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan, maka pengamanan wilayah jangan hanya dibebankan kepada TNI dan Polri saja.
 

Semua  Camat dan kepala desa/lurah juga harus terlibat dalam mengamankan wilayahnya, dengan cara bersama komponen masyarakat selalu berupaya mencegah terjadinya  konflik sosial. 

"Saya minta selama kampanye ini tidak ada yang meninggalkan wilayahnya," tegas Tayyeb dihadapan seluruh camat dan Kepala Desa/lurah usai acara Sosialissi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di ruang Pola Kantor Bupati sinjai baru-baru ini.

Demi berlangsung amannya pesta demokrasi, Tayyeb berharap kepada Camat dan Kepala Desa/Lurah agar mengajak warga untuk tetap tenang dan memelihara kondusifitas wilayah sebab suasana dan suhu politik jelas meningkat. "Situasi kondusif bakal tetap terjaga sepanjang warga mampu menahan diri dan mematuhi aturan yang berlaku," katanya. (Haeran)

Gandeng Kepolisian-Kejaksaan, Panwaslu Sinjai Bentuk Gakkumdu

Jumat, 05 April 2013

Guna menyamakan pemahaman pola pengamanan pelanggaran hukum pada Pemilihan Umum Kepala Daeah (Pemilukada) jelang Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Sinjai 2013, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sinjai membentuk Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dengan menggandeng Kepolisian Resort (Polres) Sinjai, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.

Kesepakatan membentuk Gakkumdu dituangkan melalui nota kesepahaman yang ditandangani oleh Kepala Kejari Sinjai Prima Idwan mariza, Kapolres Sinjai AKBP Totok Triwibowo dan ketua panwaslu sinjai Andi Fathir Ahdar.

Ketua Panwaslu Sinjai, Andi fathir Ahdar mengatakan, Gakkundu memiliki tugas untuk membahas sengketa pilkada sebelum diproses lebih lanjut. "Jika ada kasus terkait tindak pidana pemilu, sebelum ke penyidik terlebih dahulu dibahas pada Gakkumdu," jelasnya.

Kapolres Sinjai, AKBP Totok Triwibowo menambahkan, nota kesepahaman Gakkumdu bertujuan meningkatkan kerjasama dengan panwaslu tentang pemilukada. Penanganan tindak pidana pilkada harus diawali dari laporan panwas. "Panwas merupakan tempat untuk pengaduan masyarakat terhadap adanya pelanggaran kampanye maupun pelanggaran pilkada lainnya, setelah ada laporan baru kami tindak lanjuti," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Sinjai, Prima Idwan Mariza menyatakan, pihaknya siap menindaklanjuti laporan dari Panwaslu dan Polres Sinjai jika ditemukan tindak pidana pemilu. "Panwaslu yang menentukan mana pelanggaran tindak pidana dan administratif, jika itu tindak pidana akan kami bawa ke meja persidangan," tegas Prima.

Untuk itu pihaknya telah menyiapkan jaksa untuk menangani hal tersebut. Namun demikian, Prima berharap Pilkada Sinjai dapat berjalan aman dan kondusif. (Haeran)

Bupati Resmikan Kantor PTSP Sinjai

Kamis, 04 April 2013

Pelayanan prima kepada publik, menjadi target yang harus diwujudkan Pemerintah Kabupaten Sinjai. Warga harus dipermudah dalam setiap berurusan dengan pemerintah. Birokrasi yang berbelit diharapkan tidak pernah terjadi lagi.

Demikian ditegaskan Bupati Sinjai Andi Rudiyanto Asapa ketika meresmikan pemakaian Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Sinjai dan Kantor Kas KPTSP PT. Bank Sulselbar, yang berlangsung Kamis (4/4) Di halaman Kantor Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) Sinjai, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 19.

Bupati Sinjai mengatakan, dengan hadirnya PTSP di Sinjai diharapkan mampu menciptakan pelayanan kepada masyarakat yang transparan, akuntabel, terbuka serta memberikan jaminan pelayanan publik yang prima.

"Terbentuknya PTSP ini secara bertahap seluruh jenis layanan perizinan yang selama ini ditangani oleh beberapa SKPD akan dikelola dan di limpahkan ke PTSP sehingga dapat menciptakan pelayanan yang cepat dan bebas dari KKN," jelas Bupati.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar Ellong Tjandra mengatakan bahwa kerjsama antara PTSP Sinjai dengan Bank Sulselbar adalah yang pertama di Sulsel. Untuk itu ia menyampaikan terimah kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pemerintah daerah atas kerjasama tersebut.

"Kerjasama ini merupakan pertamakali yang dilakukan Bank Sulselbar di Sulawesi selatan, dan semoga ini dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah lainnya yang di Sulsel. Tentunya ini membuktikan bahwa Bank Sulselbar adalah Bank yang selalu terdepan," ungkapnya

Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) Sinjai, Andi Adeha Syamsuri dalam laporannya menyampaikan bahwa PTSP dibentuk sesaui dengan permendagri nomor 24 tahun 2006 yang mengatur tata cara membangun sistem pelayanan perizinan dan non perizinan yang baik, transparan, demokratis, efisien dan efektif.

Lanjut Adeha, Sejak dibentuk tahun 2012 lalu, PTSP yang berada dibawah naungan  BPMPP sinjai, telah memberikan pelayanan perizinan sebanyak 11 jenis perizinan. "Tahun lalu kita layani 10 jenis perizinan yang sebelumnya ditangani oleh beberapa SKPD dan pada bulan januari 2013 layanan Izin Mendirikan bangunan (IMB) yang selama ini ditangani Dinas Pemukiman dan Tata Ruang juga sudah dialuhkan ke PTSP," jelasnya.

Dia Menambahkan adanya kerjasama PTSP dengan Bank BPD Sulselbar cabang sinjai seluruh pendapatan daerah yang dipungut dari perizinan ini langsung masuk ke Kas daerah. "Ini tentunya untuk menghindari kebocoran PAD atau pungutan liar," kata Adeha. (Haeran/A. Yanti M)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .