6 Ribu Kendaraan di Sinjai Menunggak Pajak

Jumat, 24 Januari 2014

Banyaknya kendaraan roda dua maupun roda empat menunggak pajak di Sinjai, membuat Kepala UPTD Samsat Sinjai, Masbit Taufik harus putar otak mencari cara mengatasinya.

Sedikitnya 6 ribu kendaraan baik roda 2 dan 4 di Kabupaten Sinjai berstatus nunggak pajak alias belum melunasi kewajiban membayar pajak. Hal ini diungkapkan Kepala UPTD Samsat Sinjai, Masbit Taufik.

“Dari kisaran 30 ribuan kendaraan di Sinjai, tercatat sekitar 6 ribuan kendaraan diantaranya menunggak pajak hingga triwulan ketiga tahun 2013," terangnya tanpa menyebutkan pasti jumlah penunggak pajak.

Tingginya jumlah penunggak pajak di Sinjai menurutnya, dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Pihak Samsat sering mengingatkan bahwa sebagian besar pajak tersebut masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah. Sayangnya, cara-cara tersebut belum ampuh menumbuhkan kesadaran para pemilik kendaraan. Karena terbukti, jumlah tunggakan masih terlampau besar.

Mengatasi hal tersebut, program strategis akan dilaksanakan guna mengatasinya. Selain sistim pembayaran pajak secara link pada 24 Kabupaten/kota di Sulsel, pihaknya kedepan akan melakukan sistem pembayaran pajak kendaraan via ATM.

"Semoga dengan cara ini nantinya, tidak ada alasan lagi bagi warga untuk tidak membayar pajak kendaraan," harapnya.

Masbit menambahkan, hingga bulan triwulan ketiga 2013, realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) baru mencapai sekitar Rp. 6 Milyar. Meskipun pajak ini dikelola oleh pemerintah propinsi, namun akan dikembalikan ke kabupaten/kota sebesar 30 persen dengan sistem dana bagi hasil.
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .