Pemkab Ancam Cabut Izin Pengecer Pupuk Nakal

Kamis, 23 Januari 2014

Pemerintah Kabupaten Sinjai akan menindak tegas  pengecer pupuk bersubsidi yang nakal dalam mendistribusikan pupuk kepada petani, jika ditemukan tidak mengacu kepada rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) kelompok tani.  

Hal ini ditegaskan Sekertaris Daerah Sinjai H. Tayyeb A. Mappasere dalam pertemuan bersama distributor, pengecer dan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida di Ruang Sekertaris Daerah Kantor Bupati Sinjai, Rabu (22/1).

"Untuk hal ini kami tidak main-main, maka izinnya sebagai pengecer akan dicabut dan tidak boleh lagi mengedarkan pupuk," Tegas Tayyeb.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan temuan dari tim KP3 yang melakukan pemantauan di delapan kecamatan, dimana masih ditemukan pendistribusian pupuk lintas kecamatan seperti yang terjadi di Kecamatan Bulupoddo dan Sinjai tengah.

"Ini sudah melanggar SK Bupati tentang larangan pendistribusian pupuk lintas kecamatan. Saya minta aparat Kepolisian, Dandim dan Satpol PP untuk menindak tegas jika menemukan hal ini," ujarnya.

Untuk mengantisipasi maraknya pengecer dan distributor yang seenaknya mendistribusikan pupuk tanpa mengacu sistem dan prosedur yang berlaku. Dia menambahkan, semua petani perlu untuk membuat rencana kebutuhan pupuk.

Agar hal ini tidak terjadi, Kedepan Tayyeb berharap kepada para distributor agar sebelum melakukan pendistribusian ke pengecer kiranya memberikan label/stempel pada karung sesuai dengan lokasi pendistribusian. (aaNd)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .