Kriminalitas di Sinjai Minim Karena Ketokohan

Rabu, 12 Maret 2014

Masyarakat di Kabupaten Sinjai yang terdiri dari sembilan kecamatan sampai saat ini tergolong aman dan damai. Daerah ini jauh dari tindak kekerasan yang mengarah pada anarkisme, kerusuhan, penghancuran fasilitas umum maupun pemerintah oleh masa.

Sementara di daerah lain, hampir setiap hari terjadi perselisihan yang mengarah pada sikap anarkis antar desa maupun antar golongan yang berujung pada korban dari kedua belah pihak. Tindakan tersebut menandakan lunturnya rasa persaudaraan dan kebersamaan antara sesama di era sekarang.

Begitupun dengan perkelahian antar pelajar menghiasi wajah negeri ini. Saling serang antar siswa yang berujung pada adanya pengurusakan terhadap fasilitas sekolah, fasilitas umum, serta bahkan menimbulkan korban jiwa.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sinjai, Andi tanhar mengakui bahwa masyarakat Sinjai masih memiliki rasa persaudaraan yang erat. Masyarakat Bumi Panrita Kitta  mampu menangkal terjadinya aksi kekerasan antar sesama.

Dikatakan Tanhar, selama  ini kondisi Sinjai tetap aman dan hal ini harus disyukuri oleh masyarakat Sinjai. Meski pernah masuk kategori zona merah pada pelaksanaan pilkada tahun lalu

Dia menjelaskan bahwa tindak kriminalitas di Sinjai tergolong rendah dibanding daerah lain disebabkan karena adanya ketokohan dan masyarakat Sinjai masih mematuhi budaya lokal yang sejalan dengan nilai-nilai pancasila.

“Di Sinjai jarang terjadi hal-hal anarkis seperti yang terjadi di tempat lain, ada yang melecehkan simbol-simbol negara dan pembunuhan. Ini karena kita masih memiliki ketokohan yang menjadi panutan di masyarakat,” jelasnya, ketika menjadi narasumber dalam dialog Kebangsaan yang digelar Oleh Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) beberapa waktu lalu.

Selain itu kata Tanhar, faktor lain Sinjai tetap damai adalah karena mayoritas masyarakat Sinjai beragama Islam. "Salah satu faktor terjadinya konflik adalah karena banyaknya agama di suatu daerah. Ini tidak terjadi di Sinjai karena hampir 99 persen beragama Islam," katanya. (aaNd)
 
© Warta Suara Bersatu Template Design by Tim Web Warta Sinjai | Published by wartaonline.sinjaikab.go.id .